Bandung, 14 April 2025
Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung menyelenggarakan Rapat Konsolidasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) sebagai upaya memperkuat komitmen dalam mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di lingkungan kerja.
Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua PTUN Bandung, Bapak Dr. Hari Hartomo Setyo Nugroho, S.H., M.H., selaku Ketua Tim ZI PTUN Bandung. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menjaga kesinambungan pembangunan Zona Integritas sebagai bentuk nyata transformasi pelayanan publik yang bebas dari praktik korupsi dan berorientasi pada pelayanan prima.
Beliau juga mengingatkan kepada seluruh koordinator dan anggota tim pada masing-masing area ZI untuk melakukan pemutakhiran data eviden, serta terus menjalankan kegiatan monev terhadap inovasi yang telah ada, mengembangkan inovasi baru berdasarkan hasil evaluasi, melakukan replikasi yang relevan, mereview sarana dan prasarana penunjang pengawasan, meninjau kembali SOP yang berlaku, dan melengkapi Lembar Kerja Evaluasi (LKE) baik secara manual maupun pada aplikasi PMPZI.
“Pembangunan ZI bukan kegiatan sesaat, tapi proses berkelanjutan yang menuntut komitmen dan kerja nyata seluruh unsur. Hindari hal-hal yang kontraproduktif dan tetap semangat menuju WBK,” tegas beliau.
Usai rapat, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi penerapan Multi-Factor Authentication (MFA) untuk platform ASN Digital BKN, yang disampaikan oleh Bapak Asep Ahmad Sudrajat, A.Md., S.T., M.AP. selaku Kasubbag Kepegawaian, Organisasi, dan Tata Laksana.
MFA merupakan sistem keamanan ganda yang mengharuskan pengguna melakukan dua atau lebih langkah verifikasi sebelum dapat mengakses sistem. Penerapan MFA ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan data pribadi dan informasi penting aparatur negara dari potensi peretasan atau kebocoran data.
Dengan semangat integritas dan peningkatan sistem keamanan digital, PTUN Bandung terus menunjukkan komitmennya untuk menjadi lembaga peradilan yang profesional, terpercaya, dan bebas dari korupsi.






