Bandung, 8 Juni 2026
Mengawali kegiatan minggu ini, Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung melaksanakan apel pagi yang diikuti oleh seluruh aparatur PTUN Bandung.
Bertindak sebagai Pembina Apel, Bapak Dr. M. Ikbar Andi Endang, S.H., M.H., Hakim PTUN Bandung, sedangkan Bapak Suhendra, S.H., M.H., Panitera PTUN Bandung, bertugas sebagai Komandan Apel.
Dalam amanatnya, Pembina Apel menyampaikan bahwa pekerjaan bukan sekadar aktivitas rutin, melainkan merupakan manifestasi keimanan dan bagian dari nilai-nilai ketuhanan yang bersifat universal. Oleh karena itu, pekerjaan hendaknya dimaknai sebagai bagian dari ibadah muamalah yang dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan semangat pengabdian.
Beliau menegaskan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan dengan landasan tauhid dan dedikasi yang tulus akan menjadi sarana untuk menghasilkan berbagai kebaikan, baik bagi diri sendiri, organisasi, maupun masyarakat yang dilayani.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa kehidupan pada hakikatnya dapat dipandang dalam tiga dimensi waktu, yaitu kemarin, hari esok, dan hari ini. Kemarin adalah masa yang telah berlalu dan tidak dapat kembali, sedangkan hari esok masih menjadi misteri yang belum tentu dapat dijumpai. Sementara itu, hari ini merupakan kesempatan yang nyata untuk melakukan kebajikan dan memberikan manfaat sebanyak-banyaknya kepada sesama.
Melalui pemaknaan tersebut, seluruh aparatur diajak untuk memanfaatkan setiap kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya, menjadikan pekerjaan sebagai ladang amal, serta terus bertransformasi menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bermanfaat.
Dengan semangat ibadah yang berlandaskan nilai-nilai ketuhanan, diharapkan seluruh aparatur PTUN Bandung senantiasa memiliki motivasi yang kuat untuk bekerja secara profesional, berintegritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan.
Kegiatan apel pagi ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh rangkaian tugas dan aktivitas yang dijalankan senantiasa mendapatkan keberkahan dan kemudahan.






